Informasi
Berita Terkini
Dapen Pelindo Purnakarya Raih ADPI Award 2025 Berkat Tata Kelola Profesional
Surabaya, 21 Oktober 2025. Dana Pensiun Pelindo Purnakarya mencatat kinerja gemilang. Setidaknya lembaga yang mengelola dana pensiun pegawai PT Pelabuhan Indonesia ini meraih penghargaan bergengsi dari Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) di Yogyakarta pada Agustus silam. Penghargaan itu meliputi Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) Kinerja Terbaik ke-2 untuk tahun buku 2024 dan semester I 2025 pada kategori aset di atas Rp500 miliar.
Kinerja ini mempertegas posisi lembaga yang mengelola dana pensiun secara konsisten, profesional, dan berorientasi manfaat
Pada tahun tahun 2024 silam, Dapen Pelindo Purnakarya mencatat Return on Investment (ROI) sebesar 8,31 persen. Kinerja positif ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dilakukan secara hati-hati, transparan, dan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Good Pension Fund Governance (GPFG).
Direktur Utama Dapen Pelindo Purnakarya, Seno Budiharto, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh tim dalam mengelola dana secara hati-hati dan akuntabel.
“Penghargaan ini buah dari kerja bersama dalam menjaga kepercayaan peserta dan pendiri. Kami akan terus memperkuat tata kelola yang sehat, mengembangkan investasi berkualitas, dan memastikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh peserta,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi. Menurut Seno, award tersebut menjadi dorongan agar Dapen Pelindo Purnakarya terus menghadirkan nilai tambah bagi peserta dan pensiunan Pelindo Group. Tujuannya untuk memastikan masa purnabakti yang sejahtera dan tenang.
Dapen Pelindo Purnakarya bukan pendatang baru dalam ajang penghargaan ADPI. Lembaga ini juga tercatat pernah meraih prestasi serupa pada 2018 dan 2020. Dengan torehan tahun ini, Dapen Pelindo Purnakarya telah tiga kali menempati posisi teratas di kategori dana pensiun dengan aset di atas Rp500 miliar. Ini bentuk konsistensi yang diakui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan komunitas industri dana pensiun.
Namun, keunggulan Dapen Pelindo Purnakarya tak hanya diukur dari performa keuangannya. Lembaga ini juga aktif memperkuat kepatuhan terhadap regulasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Program pelatihan, sertifikasi, dan uji kompetensi rutin digelar untuk memastikan setiap langkah pengelolaan. Hal ini sejalan dengan ketentuan OJK untuk menjawab tantangan pasar yang terus berubah. Direktur Bidang Kepesertaan, SDM, dan Umum Dapen Pelindo Purnakarya, Nugroho Dwi Priyohadi, menegaskan pentingnya memperluas jangkauan peserta sambil meningkatkan kualitas internal.
“Kami ingin memastikan bahwa kesejahteraan peserta di masa pensiun bukan sekadar janji, tapi realitas yang terwujud,” katanya.
Ketua ADPI, Abdul Hadi, menjelaskan bahwa penghargaan tahun ini menilai kinerja konkret dan keberlanjutan investasi setiap dana pensiun. “Kami menilai kinerja nyata yang mencerminkan kemampuan Dapen dalam memberikan hasil terbaik bagi peserta,” ujarnya. Dalam kategori PPIP dengan aset di atas Rp500 miliar, Dana Pensiun Triputra meraih posisi pertama, disusul Dapen Pelindo Purnakarya di posisi kedua, dan Dapen Bank Mandiri di posisi ketiga. Ketua Dewan Pengawas Dapen Pelindo Purnakarya, Edi Priyanto, menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi refleksi dari transformasi lembaga ke arah pengelolaan yang modern, akuntabel, dan berorientasi peserta.
“Melalui tata kelola yang baik dan strategi investasi yang prudent, Dapen Pelindo Purnakarya bukan hanya menjaga nilai dana, tetapi juga menumbuhkan rasa tenang dan percaya bagi setiap peserta yang mempercayakan masa depannya,” ujarnya. Dengan semangat “Pensiun Sejahtera, Hidup Bahagia”, Dapen Pelindo Purnakarya terus mengukuhkan diri sebagai mitra terpercaya bagi pekerja Pelindo Group dalam menyiapkan masa depan yang aman, produktif, dan bermartabat.